Tuesday, June 29, 2010

"Kita kaya!"

Sore itu nyokap gue sibuk menyiapkan makanan untuk makan malam. Gue yang lagi gak jelas mau apa malah keliling-keliling rumah melihat kesibukan dari seorang Bunda yang tak pernah letih untuk mengurusi Ayah serta kakak beradik bodoh yang kerjaannya males, berantem, dan ribut sendiri cuma gara-gara hak kekuasaan komputer butut.

Tanpa sengaja gue melihat suatu kertas dengan gambar print hasil scan uang Rp50.000-,. Mari kita flashback sebentar untuk mengetahui mengapa bisa ada kertas tersebut.

Saat itu bokap gue bertanya sama gue, "Dek, kira-kira jadi gak ya beli printer baru?'. Gue yang semangatpun menjawab, "Beli dong! Yang bisa sekalian scan dong, Pa! Kan enak, bisa buat photocopy bisa scan juga. Jadi foto-foto jadul bisa masuk laptop Papa".

Esoknya, karena cinta Papa yang besar kepada putri bungsunya yaitu gue, sang Ayah langsung membeli printer baru dengan fasilitas dapat meng-scan. Beberapa hari kemudian bokap gue ingin mencoba fasilitas dari printer barunya tersebut, "Dek, coba nge-print uang 50.000 yok!". Putri bungsu nan manis dan baik hati menjawab, "Ih Papa! Nggak boleh scan uang, nanti ditangkep loh gara-gara bikin uang palsu!". "Nggak lah, cuma buat main-main aja kok." "Iya deh, kalo sampe Papa ditangkep aku gak ikut-ikutan ya!". Lalu, jadilah hasil print dari uang 50.000 pada sehelai kertas berukuran A4.

Mari, kita lanjutkan ceritanya. Nah, gue pun melihat kertas tersebut jadi alas bawah piring yang masih basah.

Gue : "Ma, kok kertas yang ada print-nan gambar 50.000nya dijadiin alas sih?"
Mama : "Itulah, dek! Kita kaya! Uang 50.000 aja di jadiin alas bawah piring."

Ternyata, seorang Bunda bisa ngelawak juga. Gue langsung ketawa-ketawa saat itu juga. Makanya, siapa bilang orang yang lebih tua nggak bisa ngelawak kayak anak-anak muda jaman sekarang? :D

See you on my next post!
(P.S: Tenang pak, uangnya gak dijadiin uang palsu kok. Udah saya robek-robek, jadi gak bisa dipakai jadi uang palsu)

1 Bodoh + 1 Bodoh = 2 Bodoh

Cerita ini baru saja gue inget waktu lagi bengong. Mengapa judulnya 1 Bodoh + 1 Bodoh = 2 Bodoh? Yuk, baca dulu!

Saat itu pagi hari sekitar jam 00:30 WIB, gue dan kakak gue (berjenis kelamin cowok, tingginya cukup untuk mengikuti syarat untuk mengikuti ajang Miss Universe, kulitnya sawo matang harus gue akui kulitnya bagus daripada gue dan berkacamata dengan mata min 4 dan sudah pada jenjang kuliah semester 4 di universitas negri yang tersohor di Indonesia) lagi asik nungguin acara FTV di suatu stasiun tv swasta. Kakak gue semangat banget karena aktris dari FTV tersebut adalah Andrea Dian. Karena gue lagi bosen nungguin iklannya, gue isengin kakak gue maka terjadilah percakapan seperti berikut:

Gue : "Eh, cari pacar sana! Bosen gue sendirian gak ada temen cewek sebaya yang bisa diajak ngobrol. Cari pacar tuh yang kayak (gue menyebutkan salah satu teman baiknya), biar gue bisa ber-bodoh bersama. Kan seru!"
Kakak : "Ngurusin satu bodoh aja udah susah (gue tau, yang dimaksud bodoh ini adalah gue), ini lagi mau nambah satu. Nggak ah, repot!"

Inilah percakapan heart-to-heart kakak beradik bodoh yang adeknya pengen melihat kakaknya punya pacar hanya karena ingin punya teman untuk ber-bodoh bersama. Sebaiknya jangan dicontoh ya!
Tapi gue yakin, kakak gue akan dapet pasangan yang terbaik. Maaf ya, kalo gue sering ngisengin lo sampe lo tutup kuping gara-gara males dengernya. Sukses terus kakak ku! God Bless You.

See you on my next post! :D

Saturday, June 26, 2010

Mencari Makna

Nobody's perfect, different make this world colorfull, just have fun with it...

Pasti kata-kata ini sudah tidak asing di telinga. Mungkin sudah menjadi bagian dari hidup ataupun menjadikannya suatu acuan hidup atau motto. Tapi, tiap kali aku mendengar kata-kata ini, rasanya agak aneh. Mengapa? Apa karena kata-kata ini sudah biasa? Atau sudah banyak yang menggunakannya? Entahlah.

Siang yang terik itu, hampir membuat tubuh terasa terbakar. Rasanya benar-benar panas. Memang benar Jakarta itu padat dan panas.

"Cuaca hari ini panas sekali ya?". Aku kaget dan kemudian menoleh ke belakang. Ternyata itu Felita, pertemanan kami sudah dimulai sejak kecil. Aku sangat iri padanya. Dia berparas cantik, rambutnya panjang hitam-berkilau terurai dan kulitnya putih bersih. Aku bingung mengapa kulitnya tidak menjadi coklat, padahal dari dulu Jakarta kan panas. "Iya, panas banget. Oh ya, mau langsung pulang?" tanyaku. "Iya deh, pulang aja. Enggak tahan juga lama-lama disini".

Di perjalanan, Felita banyak sekali bercerita. Mulai dari pelajaran sampai masalah pribadinya. Aku sangat senang jadi pendengarnya. Jika Felita sedang berbicara, entah mengapa aku suka sekali. Mungkin karena gaya berbicaranya yang sopan juga tidak berbelit-belit.

"Iya tadi gue kesel banget! Ulangan Bahasa Indonesia gue tanggung deh. Tinggal 0,2 dua lagi dapet sembilan. Kesel enggak sih kalo lo dapet nilai segitu?" matanya memicing karena kesal. Aku hanya mengangguk. Aku mulai mengalihkan topik. "Tadi di kelas ngapain aja?". Kemudian Feli bercerita tentang teman sekelasnya yang selama ini ia perhatikan dan membuatnya cukup tidak senang. "Iya akhir-akhir ini dia menyebalkan! Enggak tahan gue ngeliatnya. Gayanya sok. Siapa sih yang enggak males?". Aku cumua mengangguk lagi. "Yah... biarin aja deh. Nobody's perfect kan?". Sebenarnya aku sudah sering mendengar kata-kata itu. Bosan aku mendengarnya. Tapi mengapa ya banyak orang yang menyukai kalimat itu?

Sesampainya dirumah, aku duduk di ruang tengah. Merenungi arti kalimat itu. Buatku, kalimat itu tidak lebih dan tidak kurang hanya sebagai kata kiasan. Cuma untuk menghibur diri semata. Aku berpikir bahwa seseorang yang sudah mengucapkan kalimat itu adalah orang yang pasrah melihat keadaan sosialnya. Jika tidak suka ya coba saja dekati dan ubah sifatnya, jangan cuma ngedumel sendiri di belakang saja. Tapi mungkin itu juga percuma. Orang lain ya orang lain. Bukan kita.

Akupun membuka kamus. Aku tahu artinya "tidak seorangpun yang sempurna". Aku jadi pusing sendiri mengapa banyak orang yang suka mengatakan kalimat itu.

Pagi itu aku bersiap-siap hendak ke sekolaj bersama Feli. Sepanjang perjalanan aku cuma diam. "Tumben diem, biasanya udah cerewet. Ada masalah?" tanya Feli. Aku cuma menggeleng. Mana mungkin aku cerita? Cuma karena kalimat aneh dan pasaran seperti itu membuatku pusing. Sepertinya Feli merasa tidak dipercayai sebagai teman. Ia mempercepat langkahnya dan pergi mendahuluiku.

Dua minggu sudah kami tak saling menyapa. Pernah saat itu aku melihat Feli seperti mau menangis. Dan sepertinya Feli melihatku dan bisa aku tebak ia ingin aku mendengarkan apa yang terjadi dengannya. Tapi dia malah pergi.

Hari Minggu ini aku berencana untuk santai dirumah. Aku juga masih pusing dengan kalimat itu. Tapi aku menyerah dalam mencari makna kalimat itu buatku sendiri. Aku akhirnya meminjam film dari tetanggaku yang katanya adalah film kesukaannya dan cocok untukku saat ini.

Ceritanya agak menarik. Jadi ada seorang anak yang sangat menyukai buku. Banyak buku yang sudah ia baca. Sayangnya anak ini termasuk anak yang pemalu dan takut bergaul. Ia takut karena banyak buku yang dibacanya bahwa "dunia luar" itu menyeramkan dan tidak bersahabat. Jadi ia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk menyendiri dan membaca buku.

Hingga ia diberi tantangan untuk mengartikan bahwa pandangannya terhadap "dunia luar". Jika ia tidak menerima tantangan itu kata si pemberi tantangan maka ia akan terus terkurung dalam ruang sempit yang terus ia tinggali.

Setelah ia berpikir, saat itu ia langsung mengambil tantangan tersebut. Awalnya ia merasa tidak bisa melakukannya. Setelah sekian lama si pemberi tantangan kembali untuk mengetahui hasilnya. Ia mengatakan bahwa ia belum menemukan apa-apa. Ia minta diberi waktu lagi.

Kembalilah si pemberi tantangan dan ingin mengetahui apa yang ia dapat. Lagi-lagi ia belum mendapat apa-apa. Masih berpikir dan yakin bahwa "dunia luar" itu keji dan kejam. Ia minta diberi waktu lagi.

Untuk ketiga kalinya si pemberi tantangan kembali dan ingin mengetahui apa yang ia dapat. Si pemberi tantangan memberikan waktu yang lama daripada sebelumnya.

Anak inipun mulai bisa mengartikan. Mulai menerima dan mengubah cara berpikirnya dari negatif ke positif. Ia memberitahu bahwa dunia rasanya seperti taman bermain. Ia dapat menemukan banyak hal yang tidak ada terdapat dalam buku.

Aku juga harus semangat mencari arti kalimat yang aku pikirkan. Jika anak itu dapat mengartikan apa yag sebelumnya tidak ia ketahui, aku juga mau mencari apa yang aku ingin tahu. Bukan cuma tahu tetapi dipahami juga.

Sorenya aku buru-buru ingin meminta maaf kalau aku tidak mau bercerita pada Feli. Sayangnya, Feli sedang pergi untuk menjemput kakaknya yang baru pulang tugas di luar kota. Malamnya aku mencoba menelpon lagi. Aku bercerita semuanya yang mengganjal di otakku. Feli tertawa. katanya ia cuma berpura-pura melihatku jika tanpa dia. Dan ia menangis karena senang kakaknya pulang bertugas dari luar kota.

Feli mengatakan memang kadang-kadang kita bosan mendengar kalimat yang sama setiap harinya. Tapi walaupun kata-katanya sama belum tentu juga setiap orang mempunyai pandangan yang sama terhadapnya.

Sejak itu baru aku sadar makna kata tersebut. Aku dan Feli termasuk orang yang tidak sempurna, bahkan tidak ada seorangpun yang sempurna. Dan ketidaksempurnaan itulah yang berusaha kami tutupi bersama-sama. Kami saling mendukung satu sama lain agar menjadi pribadi yang lebih baik. Walaupun kata orang di dunia ini tidak ada yang sempurna, setidaknya kalian dapat berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Menurutku sifat seseorang tidak perlu dirubah, karena itulah mereka. Sifat itulah yang membuat "itulah dia". Jika sifat itu adalah sifat yang negatif aku merasa kita tidak perlu menyadarkannya. Karena jika ingin merubah sikap, berasal dari pribadi masing-masing. Itu adalah hal yang harusnya disadari sendiri bukan orang lain dan yang ingin merubah kan diri sendiri bukan orang lain. Jadi, jika ingin merubah diri ke arah yang lebih baik, haruslah dilakukan dengan sungguh-sungguh dan harus mempunyai keyakinan untuk berubah.

Apakah kalian punya kata atau kalimat yang kalian suka? Apakah kalian sudah memahaminya benar-benar? Jawablah dan carilah dalam dirimu sendiri.

Karya: Irene Graciana (dengan sedikit perubahan)
(Sebenarnya ini adalah cerpen untuk tugas sekolah, karena lupa mengumpulkan ya di post di blog aja deh. Agak nyesel juga sih kenapa nggak ngumpulin yang ternyata sekolah membuat buku kumpulan cerpen)

See you on my next post :D

Saturday, June 5, 2010

Blog Lama, Cerita Lama, Buang Saja

Wah suatu kebanggaan buat saya bisa dalam sehari nge-posting dua kali. Horee :D

Oke, sekarang mau jujur kalo sebenernya gue udah punya blog sebelum ini. Jadi ini blog gue yang kedua. Tapi mengapa gue bikin lagi? Ada banyak alasannya. Mau tau? Ini dia alasannya:

  • Karena gue lupa sama password blog lama, jangankan password deh e-mailnya aja gue lupa
  • Diajak teman untuk bikin baru
  • Pengen nge-blog lagi
  • Buat gue blog gue yang lama alay. Hahahaha. Tapi katanya gak alay sih, malah kawaii. Alay gitu juga. Ya pendapat orang beda-beda sih

Apa kalian mau liat juga? Penasaran sama blog lama gue? Semoga gak terlalu deh ya. Hahahaha. Sebenernya blog itu aneh. Banyak cerita yang gak rasional. Ya tapi memang begitu. Semoga gue bukan dikira penghubung dunia sini dan dunia sana. Nah ini dia blog gue yang lama :)
http://recordyourvoice.blogspot.com/

Oke, see you on my next post!

Tantangan: Diambang Batas (Lanjutan dari Tahan Tidur 1 Hari)

Bagi yang udah baca postingan kemarin, ini dia lanjutan dari tantangan gak tidur satu hari. Saya akan ceritakan kisah lengkapnya setelah menulis potingan kemarin.

Setelah itu gue masih chattingan, sms-an, baca tweet orang juga sih. Nggak enak gue sama temen tweet gue, yang tiba-tiba gue ilang gitu aja. Soalnya ke gusur sih. Ya akhirnya sekitar jam 01:00 pagi temen chat fb gue off. Betapa nyeseknya saya :( Hahahahaha, sudahlah gak usah dibahas.

Tapi gue ceritakan juga bagaimana cara gue menghilangkan nyeseknya (ceritanya mau share). Gue langsung pergi dari depan komputer dan memberikan waktu bermain sama kakak gue. Gue juga sms-an. Sambil nunggu dan pengennya supaya gak nyesek lagi, gue keliling rumah gue sendiri terus sambil muter-muter itu gue ngomong sendiri. Aneh ya? Kayak orang autis, ya kan? Jujur! Itu gue lakukan kurang lebih sampe 20 menit loh. Nah itu yang gue lakukan, bagaimana dengan kalian? Sebaiknya jangan mencontoh gue.

Oke, setelah semua itu gue masih sms-an. Acara sms-an itu berlanjut hingga pukul 03:00 pagi. Yah lumayan 2 jam dari gue digusur masih ada temennya. Lalu, dari jam 03:00 pagi itu gue putuskan untuk nonton. Nah, kemudian terus berlanjut hingga pukul 04:00 pagi. Sebelumnya gue juga udah kirim wall buat temen, ternyata dibales 1 jam lalu. Waaaah, nyeseknya muncul lagi (kita skip aja ya). Ya gue bales lagi. Rencananya mau nunggu balesannya lagi. Sambil nunggu, gue tidur-tiduran sampe jam 04:30 pagi. Ternyata emang gak dibales. Ya gue bengong-bengong aja sampe jam 05:00 pagi.

Nggak tau kenapa atau mungkin gara-gara gue bengong, keadaan kamar yang ber-AC membuat gue ngantuk. Tadinya cuma merem doang dengan maksud sekedar tidur 1 menitlah paling. Ternyata gue ketiduran. Sebenernya kebagun lagi jam 05:30 pagi gara-gara nyokap. Eh bodohnya, gue tidur lagi.

Nah, setelah gue ketiduran itu gue bangun jam 09:00 pagi. Langsung nulis postingan ini. Sebenernya gak baik loh tiduran kurang dari 6 jam. Ya maka dari itu, hari ini gue gak mau begadang. Besok kan Minggu gue harus gereja pagi. Cuma itu yang bisa gue laporkan sewaktu gue melakukan Tantangan Tidak Tidur 1 Hari.

Oke, see you on my next post!

Friday, June 4, 2010

Tantangan: Tahan Tidur 1 Hari

Hahahaha, akhirnya bisa posting lagi. Mendingan kalian segera close tabnya kalo gak suka. Karena gue agak-agak ngawur kalo nulis blog. Tapi kali ini gue emang bener-bener gak ngawur. Gue mau coba untuk gak tidur satu hari.

Bagi kalian para Insomnia-ners kali ini saya akan merasakan apa yang kalian rasakan. Tapi bedanya kalo kalian gak tidur karena emang gak bisa tidur, kalo saya nahan ngantuk. Oke alasan gue pengen gak tidur satu hari adalah karena gue emang pengen ngerasain jadi manusia nokturnal.Sebenernya saat gue nulis posting ini kalo gue duduk atau tidur-tiduran di kasur sebentar aja juga udah tidur.

Thank you juga buat teman-teman yang udah bela-belain gak tidur. Hahahaha. Saya hargai perjuangan kalian loh. Dukungannya juga :)

Yah se-enggaknya bisa tahan sampe jam 6 pagi deh. Suatu rekor luar biasa. Dari tadi baru bertahan 2 jam gak ngantuk. Tapi tadi sempet ngantuk sih, langsung cuci muka. Untungnya banyak teman-teman yang baik, setia menemani lewat Twitter (walau bukan gue yang tweet ya gue bisa baca tweet mereka yang bikin gue bisa ketawa dan gak ngantuk) dan chat facebook. Oh iya, juga masih sms-an sama teman.

Entah apa kelanjutannya, sejauh ini baru cuma ini yang gue lakukan. Pantangannya ya jangan sentuh tempat tidur, apalagi ruangannya ber- AC dan abis hujan. Waaah, semangat tuh tidurnya. Pules :D

Hah, udah malah temen sms-an gue mau tidur pula. Yang penting chat fb tetep jalan sementara waktu. Oke, cuma ini yang bisa gue kabarin seputar tantangan gak tidur. Doakan saja semoga semua berjalan dengan lancar. Dan gue sebenernya pengen tidur jam 6 pagi dan baru bangun jam 12 malem. Nanti gue ceritakan lebih lanjut apakah gue ketiduran atau sukses tantangannya pada postingan gue berikutnya.

Oke, see you on my next post!


Thursday, June 3, 2010

Scotland's Band

Salah satu band Scotlandia yang buat gue lagunya cukup untuk membuat ikut berdendang adalah grup band dengan nama Camera Obscura. Darimanakah gue tau? Pertanyaan yang cukup bagus.

Saat itu gue lagi chatting dengan seorang teman
(maaf, nama disamarkan) . Nah, tiba-tiba kakak gue ingin menggusur dari tahta gue. Ternyata dia cuma buka Google dan ngetik "Camera Obscura", gue kira dia mau nyari bahan buat kuliahnya. Ternyata nama band -__-" lalu dia buka YouTube trus ngetik nama band itu. Awalnya gue gak tau apa judul lagunya. Trus ya daripada ribut (lagipula gue gak suka adanya konflik tetapi setuju dengan pernyataan tanpa perang dunia tak akan damai), ternyata lagunya enak loh! Cukup membuat terbawa alunan irama band yang ber-genre-kan Indie ini.

About Camera Obscura (taken from: wikipedia):
Sebenernya band ini mirip-mirip Paramore karena vokalisnya sama-sama seorang wanita. Vokalisnya bernama Tracyanne Campbell
, kemudian ada Carey Lander sebagai keyboardist, Kenny McKeeve sebagai guitarist, Gavin Dunbar sebagai bassist, Lee Thomson sebagai drummer, Barry Brisacone dan Tim Cronin masing-masing pada bagian Triangle dan Trumpet. Cukup banyak ya! Tapi ini baru currentnya loh! Belum yang formernya. Nah, ini yang emang permanen:
  1. Vocalistnya tetap Tracyanne Campbell
  2. Nigel Baillie ( trumpet)
  3. John Henderson (1996-2004) (percussion)
  4. Richard Colburn (drummer)
  5. David Skirving (guitarist)
  6. Lindsay Boyd (keyboardist)

Band ini juga sudah terbentuk cukup lama yaitu sekitar tahun 1996. Oh iya, band ini berasal dari Glasgow,
Scotland. Dan sekarang sudah mempunyai empat album. Ini nama albumnya:
Biggest Bluest Hi Fi (2001)
Underachievers Please Try Harder (2003)
Let's Get Out of This Country (2006)
My Maudlin Career (2009)

Dari semua album-albumnya buat gue paling enak waktu di album Let's Get Out of This Country soalnya ada lagu yang judulnya
French Navy.
Lagunya enak loh! Nah ini videonya! (Enjoy it!)

http://www.youtube.com/watch?v=O3CkfvYMCWM
(Kalian cari lyricnya sendiri ya :D )
See you on my next post!